Menu

:
  • Home
  • Berita
  • Politeknik Unggul LP3M: Yayasan Berikan Beasiswa Hingga Rp1 Miliar

Politeknik Unggul LP3M: Yayasan Berikan Beasiswa Hingga Rp1 Miliar

Dipos Oleh : Admin LP3M
Dibaca : 2.415 kali
30 Maret 2015 07:11:43

MEDAN- Setiap tahunnya, pihak yayasan memberikan beasiswa sekitar Rp 800 juta hingga Rp 1 Miliar kepada mahasiswa Politeknik Unggul LP3M atau biasa disebut Pulmed yang berlokasi di jalan Iskandar Muda no 3 CDEF Medan. Jumlah yang cukup besar itu memang sengaja dikeluarkan untuk memenuhi salah satu misi kampus sendiri yakni misi sosialnya. 

“Karena sebenarnya, pendirian Pulmed ini bukan semata untuk mencari keuntungan, tapi lebih dominan paqda misi sosialnya,”ujar H.M.Nasir Mahmud, SE, MBA, Msi selaku merupakan pembina yayasan yang juga pendiri Pulmed. 

Dijelaskan Nasir, implementasi dari pemberian beasiswa itu juga bermacam-macam. Salah satu contohnya adalah program sisipan. Program ini caranya dengan menyispkan sekitar 4 hingga 5 orang mahasiswa setiap kelas. Mahasiswa yang disisipkan ini yang merupakan penerima beasiswa penuh dengan syarat kemauan akan berkuliah namun kurang beruntung secara ekonomi. 

“Selain program sisipan. Beasiswa juga diberikan kepada mahasiswa yang berprestasi baik di bidang akademik, olahraga, maupun seni. Karena semua hal yang berhubungan dengan prestasi patut dihargai dengan diberikan reward,”jelasnya. 

Tak hanya itu, pihaknya juga kerap memberikan keringanan bagi mahasiswa yang belum mampu membayar biaya kuliah secara penuh. “Misalnya biaya kuliah sekitar Rp5.5 juta, namun orangtuanya hanya mempunyai setengahnya. Hal tersebut ya nggak masalah, setengahnya lagi dibantu pembayarannya oleh pihak yayasan,”ujarnya. Keringanan lainnya yang diberikan oleh pihak kampus yang mempunyai program studi Manajemen Informatika (MI), Komputer Akutansi (KA), e-Commerce (EC), Akutansi dan Perpajakan (AP) serta Cyber Secretary (CS) ini adalah pembayaran biaya kuliah dengan cara dicicil. Pembayaran bisa dibayar hingga 10 kali alias per bulan. 

Dikatakan Nasir, keringanan-keringanan pembayaran ini diberikan untuk mendukung misi awal pendirian kampus itu yakni misi sosial. Dengan demikian, Nasir mengharapkan bagi masyarakat yang kurang mampu secara ekonomi, namun bisa tetap melanjutkan ke jenjang pendidikan tinggi tanpa terhambat oleh biaya kuliah. (Humas)