Menu

:
  • Home
  • Artikel
  • 6 Miliuner Teknologi yang Gagal Jadi Sarjana

6 Miliuner Teknologi yang Gagal Jadi Sarjana

Dipos Oleh : Admin LP3M
Dibaca : 847 kali
28 Maret 2015 13:12:33

Industri teknologi kini telah menjadi salah satu sektor bisnis terpenting di dunia. Para pelaku bisnis menjadikan industri teknologi sebagai lahan potensial pengeruk keuntungan yang sangat menggiurkan. 

Tak sedikit nama-nama mentereng yang berangkat dari industri teknologi masuk ke dalam jajaran papan atas daftar orang terkaya di dunia. Sebut saja Bill Gates dari Microsoft, Sergey Brin dan Larry Page duo pendiri Google, atau Mark Zuckerberg, bos besar jejaring sosial Facebook. Mereka sukses, kaya raya, dan produk-produk besutannya berguna bagi kepentingan hidup khalayak. 

Namun tahukah Anda jika sebenarnya sebagain besar petinggi dan inovator industri teknologi itu tidak memiliki gelar sarjana, alias tidak lulus kuliah? 

Ya, ternyata banyak di antara para petinggi dunia teknologi yang sukses bukanlah seorang lulusan universitas terkemuka dunia, seperti Havard, Oxford, MIT, Cambridge, atau Berkeley. Entah kenapa pendidikan formal tampaknya tidak cukup untuk menampung gairah kreatifitas dan ide-ide gila sang teknopreneur. 

Peter Thiel, libertarian sekaligus investor kaya raya keturunan Amerika Serikat - Jerman, bahkan sempat membuat kampanye gila saking terobsesinya dengan kisah kesuksesan para teknopreneur populer. 

Dilaporkan laman Business Insider, Thiel sempat menawarkan gelontoran dana besar bagi para siswa di AS yang bersedia dan rela drop out dari sekolah masing-masing. Asalkan dengan syarat, mereka mau membangun sebuah usaha baru berbasis teknologi atau internet. 

Berikut adalah 8 milyuner dari industri teknologi yang berhasil menggapai sukses tanpa perlu menyelesaikan kuliah: 
Bill Gates 1. Bill Gates (Microsoft) - kekayaan US$ 81 miliar 
Siapa yang tak kenal dengan pendiri perusahaan software komputer terbesar di dunia, Microsoft. Bill Gates memulai kuliah di Havard University pada tahun 1973, namun kegiatan pendidikan formalnya itu hanya dijalani selama 2 tahun. Ia memilih untuk keluar dan membangun Microsoft bersama seorang teman, yakni co-founder Microsoft Paul Allen. 

Gates menjabat sebagai CEO Microsoft hingga tahun 2000. Ia lalu mengundurkan diri dan menempati posisi sebagai ketua dewan direksi. Sekarang, Gates lebih aktif sebagai seorang filantropis melalui yayasan Bill & Melinda Gates Foundation. Michael Dell 

2. Michael Dell (Dell) - kekayaan US$ 18,8 miliar 
Michael Dell hanya seumur jagung menimba ilmu di University of Texas. Tak perlu waktu lama bagi Michael Dell untuk memutuskan berhenti kuliah dan membangun Dell Computer Corp pada 1984. Michael Dell sempat menjadi CEO perusahaan termuda dalam daftar 500 Fotune di tahun 1992. Hingga kini ia masih menjabat sebagai CEO Dell Computer Corp. Mark Zuckerberg 

3. Mark Zuckerberg (Facebook) - kekayaan US$ 34 miliar 
Zuckerberg adalah superstar-nya industri teknologi. Kisah hidupnya mungkin sudah dketahui banyak orang lewat film The Social Network. 

Persis seperti yang dikisahkan dalam film, Zuckerberg keluar dari Havard pada tahun kedua kuliahnya. Pria berusia 30 tahun ini hingga kini masih menjabat sebagai CEO sekaligus Chairman Facebook sejak pertamakali didirikan 10 tahun silam. 

Facebook menjadi perusahaan go public pada tahun 2012 lalu, dari proses IPO-nya tersebut, nilai Facebook mencapai angka fantastis US$ 200 miliar. Bagaimana tidak, Facebook adalah pelopor tren jejaring sosial dengan jumlah pengguna aktif bulanan mencapai 1,32 miliar, dan memiliki pendapatan mencapai US$ 78 miliar pertahunnya. Steve Jobs

4. Steve Jobs (Apple) - kekayaan US$ 7 miliar 
Mendiang Steve Jobs bukan sekedar teknopreneur biasa, legenda industri teknologi ini adalah seorang seniman pemuja detail yang mengangkat brand Apple menjadi merek dagang eksklusif dengan basis penggemar fanatik. 

Universitas bukanlah tempat yang cocok bagi karakter liar Jobs. Ia putus dengan Reed College University untuk mulai membangun Apple pada tahun 1974. Bersama Steve Wozniak, Jobs sukses merevolusi dunia komputer, musik, dan perangkat mobile pintar. 

5. Jack Dorsey (Twitter) - kekayaan US$ 2,6 miliar 
Dorsey adalah salah satu pendiri Twitter. Ia sempat kuliah di Missouri University of Science and Technology, sebelum akhirnya pindah ke New York University. Namun di NYU ia justru semakin merasa tidak cocok dengan kurikulum perkuliahan. Dorsey pun akhirnya memulai Twitter 

Dorsey saat ini memiliki sekitar 5% saham publik Twitter dan menempati posisi Chairman dalam perusahaan. Ia juga diangkat sebagai dewan kehormatan di Disney Corp. 

6. Jan Koum (WhatsApp) - kekayaan US$ 7,6 miliar 
Koum adalah pendiri aplikasi perpesanan instan populer, WhatsApp. Ia meraup keuntungan besar ketika WhatsApp diakuisisi Facebook pada awal tahun 2014 ini dengan mahar mencapai US$ 19 miliar. 

Awalnya Koum mengambil kuliah jurusan matematika dan ilmu komputer di San Jose State University. Namun di sana ia tidak merasa nyaman dan lebih memilih untuk bekerja di Yahoo. Ia mengabdikan dirinya dan belajar banyak hal di Yahoo hingga tahun 2007.